Kebakaran adalah salah satu risiko terbesar di lingkungan kerja, terutama di pabrik, gudang, kantor, dan fasilitas umum. Penanganan cepat dan tepat pada fase awal bisa menyelamatkan nyawa, mencegah kerusakan besar, dan mengurangi kerugian. Untuk itu, menyediakan alat pemadam kebakaran yang tepat dan sesuai risiko adalah langkah paling penting dalam sistem keselamatan kebakaran.
Berikut ini 10 alat pemadam kebakaran yang wajib Anda ketahui dan sediakan di tempat kerja.
1. APAR Powder (ABC)
APAR Powder (ABC) menjadi pilihan paling umum karena efektif untuk memadamkan kebakaran kelas A (padatan), B (cairan mudah terbakar), dan C (gas). Bubuk kimia kering yang digunakan mampu menghentikan reaksi pembakaran dengan cepat, sehingga cocok untuk kantor, gudang, dan pabrik. APAR ini juga tersedia dalam berbagai ukuran, mulai 1 kg hingga 12 kg, sehingga fleksibel untuk kebutuhan skala kecil hingga besar.
Keunggulan APAR Powder (ABC):
- Efektif untuk berbagai jenis kebakaran (A, B, C)
- Cepat memadamkan api
- Mudah digunakan oleh pekerja
2. APAR CO₂
APAR CO₂ cocok digunakan untuk kebakaran yang melibatkan peralatan listrik dan elektronik karena tidak meninggalkan residu. Gas CO₂ memadamkan api dengan cara mengurangi oksigen di area kebakaran sehingga api padam tanpa merusak perangkat. Alat ini ideal untuk ruang server, ruang panel listrik, ruang IT, dan ruang kontrol industri.
Kelebihan APAR CO₂:
- Tidak meninggalkan bekas
- Aman untuk peralatan elektronik
- Cocok untuk area server dan panel listrik
3. APAR Foam
APAR Foam bekerja dengan membentuk lapisan busa yang menutup permukaan cairan terbakar sehingga api tidak mendapatkan oksigen. Alat ini sangat efektif untuk kebakaran yang melibatkan minyak, bensin, pelarut, atau cairan kimia. Karena itu, APAR Foam sangat direkomendasikan untuk bengkel, stasiun pengisian bahan bakar, dan area penyimpanan bahan kimia.
Cocok digunakan untuk:
- Bengkel dan industri otomotif
- Area penyimpanan bahan kimia
- SPBU dan depot bahan bakar
Baca juga: Cara Merawat APAR Agar Tidak Kedaluwarsa
4. APAR Trolley
APAR trolley merupakan alat pemadam kebakaran berkapasitas besar yang dipasang pada troli sehingga mudah dipindahkan. Alat ini biasanya digunakan pada area industri, gudang besar, atau fasilitas produksi yang luas. Dengan kapasitas 25 kg hingga 50 kg, APAR trolley mampu memberikan daya pemadaman lebih besar untuk kebakaran skala menengah hingga besar.
5. Fire Blanket
Fire blanket atau selimut pemadam api sangat efektif untuk memadamkan api kecil, terutama di dapur atau area laboratorium. Alat ini bekerja dengan menutup api sehingga oksigen tidak bisa masuk. Selain itu, fire blanket juga bisa digunakan untuk membungkus korban kebakaran agar api tidak menyebar ke tubuh.
6. Hydrant System
Hydrant system adalah jaringan pipa, pompa, dan katup yang terpasang permanen sebagai sistem pemadam kebakaran. Sistem ini umumnya dipasang pada gedung bertingkat, pabrik, dan fasilitas besar. Hydrant system menjadi solusi utama untuk memadamkan kebakaran besar karena bisa dioperasikan oleh tim pemadam kebakaran atau tim internal.
7. Fire Hose Reel
Fire hose reel adalah selang pemadam api yang dipasang pada dinding dan siap digunakan saat terjadi kebakaran awal. Alat ini efektif untuk kebakaran kelas A seperti kayu, kertas, kain, dan material padat lainnya. Fire hose reel sangat cocok dipasang di area koridor, ruang produksi, dan area umum yang mudah dijangkau.
Baca juga: Jenis-Jenis APAR dan Cara Menggunakannya
8. Smoke Detector
Smoke detector adalah alat pendeteksi asap yang memberikan peringatan dini ketika ada indikasi kebakaran. Dengan deteksi awal, evakuasi dan penanganan kebakaran bisa dilakukan lebih cepat sehingga risiko kebakaran meluas dapat diminimalisir. Alat ini sangat penting untuk gedung, hotel, kantor, dan area publik.
9. Heat Detector
Heat detector berfungsi mendeteksi kenaikan suhu secara cepat dan akurat, sehingga cocok untuk area yang berdebu atau berasap. Smoke detector seringkali tidak efektif di area ini karena false alarm, sehingga heat detector menjadi solusi yang lebih tepat. Alat ini sering dipasang di ruang mesin, pabrik, dan area produksi.
10. Fire Alarm System
Fire alarm system menggabungkan detektor asap, detektor panas, dan sirene untuk memberikan peringatan otomatis. Sistem ini membantu mempercepat respons evakuasi dan tindakan pemadaman awal sehingga risiko kebakaran tidak berkembang. Fire alarm system biasanya digunakan pada gedung bertingkat, pusat perbelanjaan, dan fasilitas publik.
Manfaat Fire Alarm System:
- Peringatan otomatis saat kebakaran
- Mempercepat evakuasi
- Mengurangi risiko kerusakan besar
Baca juga: Yuk Mengenal 9 Komponen pada APAR
Kesimpulan
Memahami jenis alat pemadam kebakaran yang tepat sangat penting untuk menjaga keselamatan di tempat kerja. Rian Jaya Safety menyarankan Anda memilih alat berdasarkan jenis risiko kebakaran dan ukuran area. Pastikan juga alat yang digunakan sudah memenuhi standar keselamatan dan terpasang di lokasi strategis.
Jika Anda membutuhkan rekomendasi APAR atau ingin konsultasi pemilihan alat pemadam kebakaran, Rian Jaya Safety siap membantu.
