• Selamat datang di Rian Jaya Safety. Kami siap memenuhi kebutuhan perlengkapan safety anda.
  • Cara Merawat APAR Agar Tidak Kedaluwarsa

    Cara Merawat APAR Agar Tidak Kedaluwarsa

    Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah perlengkapan keselamatan penting yang wajib dimiliki di kantor, toko, pabrik, hingga rumah. Namun, banyak orang lupa bahwa APAR memiliki masa kedaluwarsa dan harus dirawat secara berkala agar tetap berfungsi ketika dibutuhkan. Tanpa perawatan yang benar, tekanan bisa turun, media pemadam menggumpal, hingga akhirnya APAR tidak bekerja saat keadaan darurat.

    Di artikel ini, Anda akan mempelajari cara merawat APAR dengan benar, jadwal pengecekan, tanda-tanda kerusakan, hingga tips agar APAR tetap awet dan tidak kedaluwarsa.

    1. Kenapa APAR Bisa Kedaluwarsa?

    APAR memiliki masa pakai rata-rata 3–5 tahun, tergantung jenis medianya. Penyebab kedaluwarsa biasanya:

    • Tekanan tabung berkurang karena kebocoran mikro.
    • Media pemadam menggumpal (terutama Powder).
    • Valve dan seal getas akibat cuaca atau kelembapan.
    • Karatan pada tabung sehingga tidak mampu menahan tekanan.
    • Posisi penyimpanan yang salah, misalnya terlalu panas atau lembap.

    Karena itu, perawatan rutin menjadi penting untuk memastikan APAR tetap siap digunakan. Jika tekanan APAR Anda lemah, sebaiknya segera ganti atau cek koleksi alat pemadam kebakaran terbaru kami.

    2. Jadwal Perawatan Rutin APAR

    a. Pemeriksaan Bulanan

    • Dilakukan singkat, hanya butuh 1–2 menit:
    • Cek jarum pressure gauge (harus di area hijau).
    • Pastikan pin/segels keamanan masih utuh.
    • Pastikan tidak ada bocor, retak, atau karat.
    • APAR harus berada di posisi yang mudah dijangkau.
    • Lihat label instruksi masih terbaca.

    b. Pemeriksaan Tahunan (Service APAR)

    • Dilakukan oleh teknisi atau vendor profesional:
    • Cek berat media (Powder, Foam, CO₂).
    • Bongkar valve, ganti O-ring/washer.
    • Bersihkan tabung dan pastikan tidak ada karat.
    • Kocok APAR Powder untuk mencegah penggumpalan.
    • Untuk CO₂, cek tekanan dan berat tabung.

    c. Hydrostatic Test (Setiap 5 Tahun)

    • Pengujian kekuatan tabung terhadap tekanan agar tidak meledak saat digunakan.

    Ketahui juga: Perbedaan APAR CO2, FOAM dan POWDER

    3. Cara Merawat APAR Berdasarkan Jenisnya

    a. APAR Powder (Dry Chemical Powder)

    • Guncangkan ringan setiap 1–3 bulan untuk mencegah penggumpalan.
    • Jangan simpan di area lembap agar powder tidak mengeras.
    • Pastikan tabung tidak berkarat karena powder sangat sensitif terhadap kelembapan.

    b. APAR CO₂

    • Hindari menempatkan tabung di area panas (bisa menaikkan tekanan).
    • Cek berat tabung, karena CO₂ tidak punya pressure gauge.
    • Pastikan nozzle tidak tersumbat debu atau sarang serangga.

    c. APAR Foam

    • Jauhkan dari suhu ekstrem karena foam mudah rusak.
    • Cek kebocoran pada tabung dan valve secara berkala.
    • Jangan guncangkan terlalu keras — cukup pengecekan tekanan rutin.

    d. APAR Halotron / Clean Agent

    • Simpan di area kering dan stabil.
    • Cek tekanan gauge secara rutin.
    • Hindari benturan karena media sensitif terhadap perubahan tekanan.

    Ketahui lebih lengkap jenis-jenis APAR.

    4. Tanda APAR Mulai Rusak atau Kedaluwarsa

    Jika menemukan kondisi berikut, APAR harus segera diservis:

    • Jarum pressure gauge berada di zona merah (low pressure).
    • Tabung tampak berkarat atau penyok.
    • Segel/pin hilang atau rusak.
    • Nozzle tersumbat.
    • Berat tabung berkurang dari standar.
    • Media powder keras dan tidak bergerak saat diguncang.
    • Jika lebih dari 5 tahun, APAR wajib hydrotest atau diganti.

    5. Cara Menyimpan APAR Agar Tidak Cepat Rusak

    • Simpan di bracket khusus agar tidak jatuh.
    • Jauhkan dari sinar matahari langsung.
    • Hindari tempat lembap (penyebab karat dan penggumpalan).
    • Tempatkan pada lokasi yang mudah terlihat dan diakses.
    • Hindari APAR didekatkan ke mesin panas, generator, atau oven.

    6. Tips Memperpanjang Usia APAR

    • Pilih APAR dari brand terpercaya dengan sertifikat SNI/KAN.
    • Untuk area outdoor, gunakan APAR yang punya coating anti-karat.
    • Catat tanggal pembelian dan jadwal servis pada label APAR.
    • Lakukan pelatihan kecil pada staf agar tidak salah penggunaan.
    • Gunakan APAR sesuai risiko area (CO₂ untuk listrik, Powder untuk general, Foam untuk cairan mudah terbakar).

    7. Kapan APAR Harus Diganti Dengan yang Baru?

    Ganti APAR jika:

    • Tabung gagal hydrotest 5 tahunan.
    • Tabung berkarat parah atau bocor.
    • Pressure gauge rusak permanen.
    • Nozzle patah dan tidak bisa diganti.
    • APAR pernah dipakai dan tidak diservis ulang.
    • APAR sudah melewati masa pakai 10 tahun.

    Kesimpulan

    Merawat APAR bukan hanya soal memperpanjang usia perangkat, tetapi juga memastikan keselamatan gedung, karyawan, dan aset Anda. Dengan pengecekan rutin, penyimpanan yang benar, serta service tahunan, APAR bisa digunakan kapan saja tanpa masalah—dan tidak cepat kedaluwarsa. Jika Anda ingin APAR selalu dalam kondisi optimal, pastikan mengikuti jadwal perawatan, lakukan inspeksi rutin, dan gunakan vendor servis yang terpercaya.