jual alat pernapasan

Ansell HyFlex 11-735

Ansell HyFlex 11-735

Excellent Flexibility and Fit with High Levels of Cut Protection

KEY FEATURES AND BENEFITS

  • Strong fibers provide excellent resistance to cuts and burrs.
  • Resilient coating resists abrasions and extends glove life.
  • High level of cut protection (ANSI Level 4)
  • Also available in vend pack

TECHNOLOGIES

PRODUCT CATEGORY

Industrial Gloves

Cut

Medium Duty

Product description

  • The 11-735 features a 10G lightweight liner with INTERCEPT TECHNOLOGY® ISO Cut Level C (ANSI Level 4) performance for the ultimate in cut resistance
  • The comfortable and flexible plaited liner also features an optimized lycra content that is soft and cool on the skin for all-day comfort
  • The palm-dipped polyurethane (PU)coating provides enhanced grip in dry and light oil environments for secure handling and offers EN Abrasion Level 4 (ANSI Level 6) for extended glove life. The PU coating is also to protect the quality of industrial finishing processes

Industries

  •  Automotive
  •  Chemical
  •  Machinery and Equipment
  •  Metal fabrication

Applications

  • Assembly & disassembly of equipment
  • Assembly & inspection of components
  • Assembly and disassembly of equipment
  • Fastening components, parts
  • Handling incoming goods
  • Loading and unloading trucks and vehicles
  • Lock smith
  • Maintenance
  • Metalworking & assembly operations
  • Mounting and dismantling
  • Seizing structural parts

Standards and certifications

  • ANSI
  • EN
    • 4543
    • 4X43C
  • Category II
  • Reach Compliant

Product details

ANTI-STATIC No
AVAILABLE SIZES 6 – 7 – 8 – 9 – 10 – 11
COATING COLOR Black
COATING MATERIAL Polyurethane
CONSTRUCTION Knitted
CUFF STYLE Knitwrist
FINISHING Palm Coated
GAUGE 10
LATEX FREE Yes
LENGTH 224-269 mm; 8.81-10.59 in
LINER COLOR White
LINER MATERIAL Ansell INTERCEPT Technology
SILICONE FREE No
WASHING TEMPERATURE 40 °C (104 °F)
Ansell Solvex 37-175

Ansell Solvex 37-175

Versatile chemical protection that performs across a diverse range of applications

KEY FEATURES AND BENEFITS

  • Designed to deliver optimal results in wet or dry work environments where chemical resistance is crucial
  • Fully reusable, with an unequaled abrasion resistance
  • Provides superb comfort for the wearer
  • FDA Food Approved
  • Cotton flocking, reducing sweat for the wearer
  • The sandpatch finish gives the glove a smooth surface that decreases indirect costs thanks to fewer rejects of fragile parts
  • Also available in vend pack

 

PRODUCT CATEGORY

Chemical Gloves

Chemical & Liquid

Nitrile

Product description

High performance nitrile compound provides an outstanding combination of chemical resistance and strength.
Offers superior snag, puncture and abrasion protection over rubber or neoprene gloves.
Suitable for heavy-duty cleaning applications.
High levels of flexibility, comfort and dexterity.
37-175, does not promote contact dermatitis and complies with FDA food handling requirements (21 CFR 177.2600).

 

Industries

  •  Automotive
  •  Chemical
  •  Machinery and Equipment

Applications

  • Changing tools and dies
  • Equipment repair & maintenance
  • Filling, blending and charging of raw materials
  • Handling incoming goods
  • Handling outgoing goods: cans, vessels, bulkpack and cartons
  • Handling rough machined metal parts
  • Loading and unloading process equipment
  • Opening and draining pumps valves or lines
  • Opening furnaces draining pumps valves or lines and crackers BTX process
  • Painting
  • Painting or cleaning tools or robots
  • Supervision of running operation
  • Testing
  • Transferring liquids and solids between vessels and tanks and process equipment

Standards and certifications

  • ANSI
  • EN
    • JKL
    • JKLOPT
    • VIRUS
    • 4101X
    • 4101
  • 0086
  • Category III
  • Reach Compliant

Product details

ANTI-STATIC No
AVAILABLE SIZES 7 – 8 – 9 – 10 – 11
CHLORINATED Yes
COATING COLOR Green
COATING MATERIAL Nitrile
CONSTRUCTION Unsupported
CUFF STYLE Gauntlet
GRIP DESIGN Sandpatch
LATEX FREE Yes
LENGTH 330 mm/ 13 inches
LINER MATERIAL Cotton Flocking
SPECIFIC NEEDS Food
SILICONE FREE Yes
THICKNESS 15 mil
Tyvek 500 Coverall

Tyvek 500 Coverall

DuPont™ Tyvek® 500 – Excellent Type 5 and Type 6 Protection

The Tyvek® 500 garment offers enhanced protection againt a range of threats, from waterbased chemical liquid splashes, asbestos, pharmaceutical and radioactive particulates to biological hazards.

Its fabric offers a barrier to permeation by liquids when tested according to EN ISO 6529 Method A, performed on white Tyvek® fabric .It passes the Type 6 test method. Moreover, Tyvek® 500 sets a new standard in particulate protection, with only 0.8% whole suit inward leakage compared to a typical Microporous Film (MPF). The excellent design and overall ergonomic shape of the garment offers a great fit and protection while moving, across a whole host of applications such as pharmaceutical handling, chemical processing, automatic spray painting, maintenance and many others.

tyvek500-2

Kelebihan Sol Nitrile Pada Sepatu Safety

Kelebihan Sol Nitrile Pada Sepatu Safety

Salah satu jenis sol pada sepatu safety adalah Nitrile Outsole, yang memiliki kelebihan dan karakteristik sbb :

  1. Tahan panas sampai dengan 300 C selama 60 detik
  2. Tahan dingin sampai dengan -15 C selama 60 detik
  3. Kekerasan sol 73 Shore A (semi hard)
  4. Bahan anti slip pada area kerja basah
  5. Cocok untuk area kerja yang extreem, kasar
  6. Tahan kimia untuk jangka waktu singkat

 

Komponen dalam SCBA

Komponen dalam SCBA

SCBA ( SELF CONTAIN BREATHING APPARATUS ) adalah suatu alat bantu pernafasan yang di gunakan oleh satu orang yang berisi uda segar yang dekemas dalam tabung (slinder). Agar si pengguna tidak bergantung pada udara di sekitar dengan jangka waktu tertentu.

Adapun istilah “self-contained” berarti bahwa pernapasan tidak tergantung pada pasokan udara jarak jauh (misalnya, melalui hose panjang). Perangkat yang biasa dikenakan oleh tim penyelamat (rescuer). Atau yang suda tetlatih.

penyedia udara pernafasan dalam situasi IDLH (Immediate Danger to Life and Health) di atmosfer seperti:

  • Oxigen di lingkungan mengalami pengurangan hingga di bawah 19,5 %
  • Adanya kandungan racun di udara seperti H2S dan CO
  • Adanya kontaminan atau asap seperti dust, mist, fumes hasil dari kebakaran.
  • Temperatur yang sangat tinggi di sekitar.

Sebuah SCBA biasanya terdiri dari 4 komponen utama yakni :

  1. Oxygen Cylinder dan Main Valve.
  2. Harness dan Backplate Assembly
  3. Airline Assembly.
  4. Mask Assembly

 

SCBA di bagi menjadi 2 kategori yaitu :

  1. Closed-Circuit SCBA
    Tipe ini digunakan untuk durasi udara pernafasan yang lama seperti penyelamatan di daerah tambang dan terowongan panjang dan daerah yang sempit. penggunaanya bisa lebih lama dari tipe Open-Circuit di karena Tipe Closed-Circuit merupakan unit berkemampuan rebreathing artinya mampu menyerap karbon dioksida yang dihembuskan oleh pengguna untuk didaurulang menjadi oksigen secara substansial.Open-Circuit SCBA
    Tipe ini memiliki volume udara pernafasan tertentu di dalam sebuah cylinder (4 liter, 6 liter, 6,8 liter atau 9 liter). Sehingga durasi pemakaian tipe ini biasanya tidak lebih dari 1 jam.

Self contain breathing apparatus (SCBA) hanya dipergunakan untuk bekerja atau melakukan penyelamatan di daerah yang positive H2S.
Tipe dari container atau tabungnya juga bermacam-macam
biasanya berhubungan dengan durasi penggunaannya.
Diantaranya 20 menit, 30 menit, 45 menit dan 60 menit.
namun
tentunya juga dipengaruhi cara penggunaan dan jenis pekerjaan yang dilakukan.
biasanya semakin berat pekerjaan akan mengurangi durasi penggunaannya.

Bahan tabung biasanya terbuat dari baja aloy dan fiber wrap dan carbon fiber.

Penggunaan udara dalam tabung akan sangat tergantung pada:

  1. Training dan pengalaman
  2. Kondisi peralatan pelindung pernafasan
  3. Kapasitas tabung
  4. Keadaan emosional dari penguna
  5. Pergerakan fisik pada saat bekerja
  6. Ukuran dan kondisi fisik

 

SCBA tersedia di www.rianjayasafety.com

 

by http://safetytrainingindonesia.blogspot.co.id

by http://materifirefighters.blogspot.co.id

 

 

 

Prosedur Pemakaian Full Body Harness

Prosedur Pemakaian Full Body Harness

  1. RUANG LINGKUP

Instruksi kerja ini digunakan untuk pemakaian alat pelindung diri dalam melakukan pekerjaan pada ketinggian untuk melindungi kemungkinan orang terjatuh dari tempat ketinggian yang tidak disertai dengan pengamanan. Sistem pelindung jatuh yang digunakan harus disesuaikan dengan jenis kerja serta kondisi yang ada. Prinsip penggunaan full body safety harness adalah sesuai dengan prosedur penggunaan safety harness yang aman, dan harus sesuai dengan undang-undang, legalisasi, regulasi dan standar relevan yang di patuhi perusahaan

  1. TUJUAN

Tujuan dari instruksi kerja ini adalah untuk menjamin personil menggunakan full body harness yang benar.

  1. PENANGGUNGJAWAB

3.1.   Direktur

3.2.   Pengawas

  1. TEMPAT

Instruksi kerja ini digunakan di segala situasi di mana pekerja bekerja pada ketinggian, dimana ada kemungkinan untuk jatuh dari ketinggian lebih dari dua (1.8 m) meter atau di segala situasi di mana prosedur kerja menyatakan bahwa harness harus digunakan

  1. PERLENGKAPAN

5.1.      Kelengkapan Administrasi

  1. a)Job Safety Analysis (JSA)
  2. b)Risk Assessment

5.2.      Perlengkapan Utama

  1. a)Full Safety Body Harness
  2. b)Lanyard

5.3.      Peralatan Pendukung/Material

  1. a)Full body harness,
  2. b)Lanyard
  1. PROSEDUR

6.1.   Persiapan

  1. Lakukan pengarahan dengan tail gate meeting bersama semua anggota Tim untuk membahas dan memahami SOP dan JSA hingga benar-benar dimengerti oleh setiap anggota Tim ketika pekerjaan dilaksanakan dan semua didokumentasikan
  2. Beritahu Personil yang akan melakukan pekerjaan pemeriksaan pada ketinggian diatas 1,8 m

6.2.   Persiapan Kerja

  1.  Item Yang Diinspeksi
  1.  Full Safety Body Harnnes
  • Yakinkan dan pastikan bahwa tali pada full body harness tidak ada yang terpelintir, pastikan dan lepaskan setiap pengencang,
  • Yakinkan full body harness dilengkapi D-ring pada bagian belakangnya
  • Yakinkan dan pastikan bahwa full body harness sesuai dengan standar dan regulasi yang berlaku
  •  Yakinkan dan pastikan bahwa full body harness tidak  pernah digunakan dengan berat yang berlebihan,
  • Yakinkan dan pastikan full body harness tidak karat, dan atau terkontaminasi bahan kimia (minyak, oli, cairan, dll),
  •  Yakinkan ada orang lain yang berkompeten untuk melakukan pemeriksaan full body harness dan pastikan bahwa semua baik dan berfungsi
  •  Dokumentasikan hasil pemeriksaan
  1.  Lanyard
  • Yakinkan dan pastikan panjang lanyard adalah 4 feet dan tidak melebihi 6 feet,
  • Yakinkan dan pastikan lanyards tidak ada yang rapuh, robek atau tanda-tanda kerusakan lainnya,
  •  Yakinkan dan pastikan lanyard dilengkapi dengan locking snaphooks,
  •  Yakinkan dan pastikan lanyard dipasang  pada D-ring mounted di bagian belakang harness,
  •  Yakinkan dan pastikan lanyard belum pernah terkena impact akibat dari jatuh,
  • Yakinkan ada orang lain yang berkompeten untuk melakukan pemeriksaan lanyard dan pastikan bahwa semua baik dan berfungsi,
  • Dokumentasikan hasil pemeriksaan dan difile,

6.3.   Pelaksanaan Kerja

  1. Pegang full body harness pada cincin “D” dan goyangkan perlahan, pastikan tali tidak terpelintir,
  2. Pegang cincin “D”, angkat full body harness melewati kepala dan masukkan tangan satu per satu melalui tali,
  3. Pasang full body harness hingga menyentuh bahu dan pastikan bahwa cincin “D” berada dibelakang leher,
  4. Tarik tali diantara kaki dan lingkarkan pada salah satu kaki dan kencangkan, pastikan bahwa tali pada kaki tidak tertukar,
  5. Pastikan dengan tangan bahwa full body harness terpasang dengan benar dan tidak ada tali yang terpelintir,
  6. Catatan : full body harness harus pas tapi tidak terlalu kencang
  7. Biarkan orang lain yang berkompeten untuk memeriksa full body harness dan memasang lanyard pada cincin “D” bila diperlukan

Dapatkan body harness hanya di www.rianjayasafety.com

 

by http://manajemenhse.blogspot.co.id