Jenis – jenis Buoy (Pelampung)

Jenis – jenis Buoy (Pelampung)

Jenis – jenis Buoy (Pelampung)

Sistim Pelampung di indonesia

Sistim Pelampung di indonesia ada 2 macam yaitu : 1. Sistim KARDINAL dipakai dilaut lepas, menandakan sektor aman 2. Sistim LATERAL dipakai ditepi pantai dan perairan sempit yang biasa dilayari, diperairan pedalaman, ditempat yang ada bahaya. Dan dibedakan atas pelampung sisi kiri dan sisi kanan. dan dibedakan atas sektor UTARA – SELATAN, TIMUR – BARAT. Kedua sisitim ini sama maksud dan tujuannya, perbedaannya hanya pada letak/tempat, bentuk dan warna, penerangan serta sifat-sifatnya.

Kegunaan pelampung (buoy) ialah sebagai tanda adanya bahaya, sebagai tanda adanya perubahan dilaut, sebagai penuntun atau petunjuk jalan yang aman bagi pelayaran. Pelampung hanya memenuhi fungsinya sebagai alat bantu navigasi pada siang hari dan dalam keadaan cuaca terang, pada malam hari hanya pelampung yang berpenerangan, kemudian pada cuaca buruk atau berkabut hanya pelampung yang menggunakan bunyi (gong, bell). Letak dan warna pelampung ada bermacam macam jenis yang digunakan antara lain :

a. Pelampung pada sisi kanan (Starboard hand)
Bentuk pelampung : Runcing
Warna pelampung : Hitam, hitam putih kotak-kotak atau hitam kuning kotak-kotak.
Tanda Puncak : Segitiga atau belah ketupat
Jika ada Suar : Warna penyinaran putih atau hijau cerlang
Scotlite : Warna putih atau hijau. Pelampung hitam merupakan pelampung sisi kanan (starboard hand) jika datang dari laut.

b. Pelampung pada sisi kiri (Port hand)
Bentuk pelampung : Tumpul
Warna pelampung : Merah, merah putih kotak-kotak atau merah kuning kotak-kotak
Tanda Puncak : Kubus atau T
Jika ada Suar : Warna penyinaran putih atau merah cerlang
Scotlite : Warna putih atau merah Pelampung merah merupakan pelampung sisi kiri (port hand) jika datang dari laut.

c. Pelampung Gosong Tengah-Pemisah dan Pertemuan (Middle ground, mid channel or bifuration)
Bentuk pelampung : Bundar, baik untuk hilir maupun untuk mudik
Warna pelampung : Putih merah mendatar baik untuk hilir maupun untuk mudik
Tanda puncak : untuk hilir, untuk mudik
Jika ada suar : Isophase = periode gelap sama dengan periode terang
Scotlite : untuk hilir untuk mudik\

d. Pelampung Pengenal ( Landfall )
Bentuk pelampung : Runcing
Warna pelampung : biasanya hitam putih atau merah putih vertikal
Tanda puncak : Silang
Jika ada suar : Putih cerlang atau putih tetap dengan penggelapan (flashing white or white occulting)

e. Pelampung Kerangka ( Wecks )

Bentuk pelampung :

Di lalui sisi kanan : runcing
Di lalui sisi kiri : tumpul
Di lalui pada kedua sisi : bundar
Warna pelampung : biasanya hijau
Tanda Puncak : –
Jika ada Suar : hijau cerlang atau hijau tetap dengan penggelapan (flashing green or occulting green)\
f. Pelampung Khusus ( Special buoys )

Pelampung Tempat Tuang (dumping ground,outfall,spoil ground)
Bentuk Pelampung : Runcing
Warna Pelampung : Kuning hitam mendatar Pelampung Tempat Berlabuh Kapal

Karantina (quarantine anchorage)

Bentuk Pelampung : Runcing
Warna Pelampung : Kuning

Pelampung Tempat Latihan Tembak Menembak (practice firing ground)

Bentuk Pelampung : Runcing
Warna Pelampung : Keliling warna biru ditengah warna putih huruf warna merah
DA = Danger

Pelampung Peralihan Antara Laut Lepas dan Daerah Pedalaman
Bentuk Pelampung : Runcing
Warna Pelampung : Merah putih atau hitam putih berbentuk spiral

Sumber : Seafarer Indonesia

 

Produk tersedia di www.rianjayasafety.com